Persit Koorcabrem Santiago Salurkan Tali Asih kepada Warga Kurang Mampu Jelang HUT ke-68 Kodam XIII/Merdeka

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kodam XIII/Merdeka, kegiatan sosial menjadi momen penting bagi masyarakat dan organisasi terkait. Pada Senin, 15 Juni 2026, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka bersama Korem 131/Santiago mengadakan anjangsana ke rumah warga kurang mampu di Kabupaten Minahasa Utara. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Kodam XIII/Merdeka yang diperingati setiap 16 Juni.
Peran Penting Persit dalam Kegiatan Sosial
Dalam kegiatan ini, Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka, Ny. Evy Yuri, hadir mendampingi Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi. Mereka memberikan bantuan berupa tali asih dan paket sembako yang ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui aksi sosial ini, Persit menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosialnya terhadap warga kurang mampu.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kasiren Korem 131/Santiago, Kolonel Inf Wasono Handayani, serta sejumlah perwira lainnya dari Korem dan Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ. Kehadiran mereka menambah makna dari kegiatan ini, menunjukkan solidaritas dan dukungan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kesulitan ekonomi.
Pentingnya Kehadiran Persit di Tengah Masyarakat
Ny. Evy Yuri menggarisbawahi bahwa peran serta organisasi Persit tidak hanya terbatas pada mendampingi tugas suami, tetapi juga harus aktif hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Dia menekankan bahwa keterlibatan Persit dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi bentuk dukungan moral kepada masyarakat dan keluarga besar TNI Angkatan Darat.
- Mendukung tugas teritorial suami.
- Memberikan bantuan langsung kepada warga kurang mampu.
- Membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.
- Mendorong partisipasi anggota dalam kegiatan sosial.
- Menunjukkan kepedulian sosial organisasi.
Dalam konteks ini, keberadaan Persit di tengah masyarakat sangatlah penting. Mereka berperan sebagai jembatan antara TNI dan masyarakat, memperkuat hubungan yang harmonis serta memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.
Penghormatan kepada Warakawuri
Pada kesempatan yang sama, Danrem 131/Santiago dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka melakukan kunjungan kepada Warakawuri, istri dari mendiang Alm. Asri Gani dan Jefry Vecky Rumondor. Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap jasa serta pengabdian almarhum suami mereka kepada bangsa dan negara.
Penghormatan kepada Warakawuri ini menunjukkan betapa pentingnya memberi perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan, serta mengingatkan kita akan pengorbanan para prajurit yang telah mengabdikan diri untuk tanah air. Tindakan ini tidak hanya memperkuat rasa persaudaraan, tetapi juga menumbuhkan rasa saling menghargai antar sesama.
Makna Peringatan HUT Kodam XIII/Merdeka
Kegiatan anjangsana dan pemberian santunan ini juga mencerminkan bahwa peringatan hari jadi militer tidak hanya dirayakan secara internal. Melainkan, harus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas. Merayakan HUT Kodam XIII/Merdeka harus menjadi momen refleksi dan aksi nyata dalam membantu masyarakat.
- Membangun kesadaran sosial di kalangan anggota TNI.
- Menjaga hubungan baik antara TNI dan masyarakat.
- Menghadirkan aksi nyata dalam bentuk bantuan.
- Memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian.
- Menjadi teladan dalam berkontribusi kepada masyarakat.
Dengan demikian, peringatan HUT ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengingatkan semua pihak akan tanggung jawab sosial kita. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam membantu sesama.
Kesadaran Sosial dalam Tindakan Nyata
Momentum seperti ini juga menjadi kesempatan bagi Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka untuk menunjukkan kepedulian yang lebih dalam. Terlebih, di tengah situasi ekonomi yang masih penuh tantangan, uluran tangan dari organisasi seperti Persit sangatlah berarti bagi warga kurang mampu.
Kegiatan sosial yang dilakukan ini tak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memberikan harapan dan motivasi bagi mereka yang menerimanya. Tali asih warga kurang mampu menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.
Menumbuhkan Semangat Gotong Royong
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong dan saling membantu dapat terus tumbuh. Persit sebagai organisasi yang beranggotakan istri-istri prajurit TNI diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat umum dalam berkontribusi terhadap lingkungan sekitar.
- Menjalin kerja sama dengan organisasi lain.
- Mendorong kegiatan sosial di tingkat lokal.
- Memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat.
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi.
- Menciptakan program-program berkelanjutan untuk masyarakat.
Semangat ini penting untuk membangun rasa kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat. Dengan saling membantu, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk semua.
Kesimpulan dan Harapan ke Depan
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk lebih peduli terhadap sesama. Tali asih kepada warga kurang mampu bukan hanya sekedar memberikan bantuan, tetapi juga menyemangati mereka untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada keadaan.
Persit KCK Koorcabrem 131 PD XIII/Merdeka dan Korem 131/Santiago telah menunjukkan bahwa kepedulian sosial adalah bagian integral dari tanggung jawab mereka. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan, agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari keberadaan TNI di tengah-tengah mereka.




